Jumat, 22 November 2013
Kacamata yang Tertinggal
Celana sport yang aku pakai menutupi lutut. Tapi tidak sopan rasanya menghadap-Nya seperti itu. Kukeluarkan sarung dari tas Nike-ku. Memakainya setelah wudhu. Bergabung dengan makmum yang lain di belakang imam yang bacaannya merdu dan nyaring. Aku ketinggalan satu raka'at. Posisi imam tidak benar-benar berada di posisi imam yang seharusnya, mepet ke dinding depan. Dia ada di shaf ketiga, sementara puluhan makmumnya berjajar di shaf keempat termasuk aku yang baru datang. Posisiku kira-kira lima meter dari imam, di belakang sebelah kirinya. Ku lepas kacamata, kutaruh di atas tas yang sudah lebih dulu kurebahkan di depan tempat sujudku.
Lepas shalat dan dzikir sejenak, aku sambar tasku, segera keluar mushalla. Suara itu menyambar telingaku secepat aku menyambar tasku. Makmum yang duduk persis di sebelah kananku. Dia menunjuk kacamataku yang masih tergeletak di atas sajadah masjid.
Ini kali kedua hari ini kacamataku tertinggal. Berangkat dari rumah tadi, saat mampir di rumah Toshi di Corn Field, mengembalikan raket badminton yang dipinjam Nadya, baru ngeh aku, ada yang lain. Yang engga biasa. Kuarahkan mobil kembali ke Grass Land mengambil kacamata yang masih santai tergeletak di atas meja kerja.
Kuucapkan terima kasih kepadanya, makmum di sebelah kananku tadi, tanganku menyapu sebagian karpet mushalla sebelum menggenggam kacamata.
Dan kepada Allah, yang belum mengizinkanku berpisah dari kacamataku.
Jumat, 22 Nov 2013, 18:15.
Jumat, 06 September 2013
Pandangan Pertama
Tapi soal amal.
Imam Abdul Azim, imam besar Masjid Musulmane di Ho Chi Minh City, jalan Dong Du 66, pernah menasihati, hati-hati dengan mata/penglihatanmu, salah penggunaan, salah amal, bisa jadi busur panah syaithan.
Salah amal di sini, artinya, melihat yang tidak pantas. Bisa aurat wanita, bisa wanita itu sendiri.
Kalau tidak salah, ada riwayat yang terkait dengan Sayyidina Ali, di mana dikatakan, "janganlah pandangan kau ikuti dengan pandangan."
Artinya, pandangan pertama, dimaafkan, karena tidak sengaja menatapnya, asal buru-buru menahannya (lowering the gaze).
Menurut Nouman Ali Khan, syetan suka kalo seorang suami menyalahgunakan matanya, yang membuat dia mulai membandingkan, supaya tidak lagi mencintai isterinya.
Dia menambahkan, kita seharusnya menghindari memandang lawan jenis, seperti cara hewan jantan memandang hewan betina.
Selasa, 03 September 2013
Password
Password adalah kesempatan untuk mengingat Allah.
Yang pernah aku pakai:
Allaahu_Akbar-1
T4hfidz-1
C1nta_Rasul
R1dho-Nya
Hanya_D1a
Hanya_Pada-Mu1
K3-sabar-an.
Bukan untuk menggantikan dzikir yang sunnah.
Hanya ingin tetap terjaga mengingat Allah.
Kamis, 29 Agustus 2013
In taroka choyro
Kutiba 'alaykum idza khadhoro akhadakumul mawtu in taroka choyronil washiyyatu lil waalidayni wal aqrobiina bil ma'ruufi khaqqon 'alal muttaqiin.
Diwajibkan atas kamu, apabila seorang diantara kamu kedatangan maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf, kewajiban atas orang-orang yang bertakwa.
Sahur Syawwal Empat, Sunnah Rasul Malam Jumat
Di Grass Land, tidak ada nomer empat.
Padahal sahur puasa syawwal keempat, hari ini, adalah berkah.
Karena bertepatan dengan malam Jumat. :-)
Rabu, 28 Agustus 2013
Bangun Tidur Ku Terus Nyunnah
"Bangun tidur ku terus mandi."
Lagu anak-anak memang sederhana.
Atau dibikin sederhana.
Karena ketika aqil baligh dan belajar Islam, dia mengenal qiyamullayl.
Dan bangun tidur, ada sunnah yang dilakukan sebelum berdiri shalat malam.
Syukron buat Ustadz Muhammad Abdul Rasyid yang telah men-share hal ini kepadaku melalui whatsapp.
1. Usap wajah dengan tangan
"Saat Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam bangun dari tidur, beliau.duduk dan mengusap wajahnya dengan tangannya untuk menghilangkan kantuk." (HR Imam Muslim)
2. Berdoa
"Alkhamdulillaahilladzii akhyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuur."
"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan." (HR Al-Bukhari)
3. Bersiwak
"Apabila bangun dari tidur di malam hari, Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam menggosok gigi dengan siwak." (HR Al-Bukhari dan Imam Muslim)
4. Mendenguskan angin dari lubang hidung
"Apabila salah seorang diantara kalian bangun tidur, hendaknya ia mendenguskan angin melalui lubang hidungnya sebanyak tiga kali. Karena syetan biasanya mendekam di lubang hidung." (HR Muttafaq 'Alayh)
5. Basuh Kedua Tangan Tiga Kali
"Apabila salah seorang diantara kalian bangun tidur, jangan langsung mencelupkan tangannya ke dalam bejana wudhu sebelum membasuhnya sebanyak tiga kali. (HR Al-Bukhari dan Imam Muslim)
Senin, 26 Agustus 2013
Qiyamul Layl dengan Ali Imran
Saat ini, masih ingin Al-Baqarah dulu. Insya Allah minggu depan mulai Ali Imran.
Pulang Pergi Dua Juz
Lepas pemeriksaan security, lanjut lagi cd-nya, tuntasin sampai kelar dua halaman pertama juz 2 di parkiran HA.
Insya Allah nanti pulangnya tuntasin juz 2.
Puasa Syawwal Enam Hari
Idealnya, kita bersegera mengerjakan kebaikan. Jadi sebaiknya puasa mulai hari kedua lebaran, disambung 5 hari berikutnya. Karena sudah telat, sempat saya berpikir dimulainya tahun depan saja. Tapi terus inget lagi, kenapa tidak menyegerakan kebaikan? Kenapa tidak tahun ini? Kan masih ada sisa lebih dari 6 hari sebelum bulan syawwal pergi.
Barangsiapa berpuasa Ramadhan plus puasa 6 hari di bulan syawwal, pahalanya seperti puasa setahun penuh.
Al-Baqarah Jam Setengah Tiga
Halaman terakhir surat Al-Baqarah adalah halaman 49. Halaman 1 adalah surah Al-Fatihah. Halaman 2 adalah permulaan surah Al-Baqarah. Artinya, jumlah halaman surah Al-Baqarah ada 48 halaman. Dengan 8 raka'at qiyamullayl, tiap raka'atnya 6 halaman.
Dengan shalat layl dikerjakan dua-dua, alias dua raka'at dua raka'at, setiap dua raka'atnya makan waktu kira-kira 20 menit. Kali empat, berarti 80 menit. Istirahat setelah 4 raka'at tergantung, bisa 2, 5, atau 10 menit. Jadi total 90 menit atau satu setengah jam atau sampai dengan jam 4. Kalau shubuhnya jam 4:30, bisa witir 3 raka'at, istighfar dan berangkat ke masjid. Lebih dari cukup. Masih bisa sahur, kalo pas puasa.
Semoga bisa istiqamah, ya Allah ....
Doa Umur 40 Tahun
Rabu, 21 Agustus 2013
Doa Ibu untuk Anak-Anaknya
Quraisy Shihab mempunyai 8 orang saudara kandung yang seluruhnya berhasil dalam bidangnya masing-masing.
Suatu ketika ada yg bertanya kpd ibu beliau, apa rahasia dibalik keberhasilannya.
Jawabannya adalah sebuah doa yg tak pernah luput dipanjatkan oleh ibunya:
(1) Allaahummaj 'al aulaadana qulluhum sholihan wa thoo'atan = "Ya Allah jadikanlah anak2ku orang yg sholeh dan taat beribadah.
(2) Wa umruhum thowiilan = panjangkanlah umurnya.
(3) War zukhum wasiian = luaskan/lapangkan rezekinya.
(4) Wa ukuuluhum zakian = cerdaskan akalnya.
(5) Wa qolbuhum Nuuran = dan terangilah kalbunya.
(6) Wa uluumuhum kasiiron naafi'an = karuniakan/berikanlah ilmu yg banyak dan bermanfaat.
(7) Wa 'jasaaduhum sihaatan wa 'aafiatan = sehatkanlah jasmaninya.
(8) Birahmatika Yaa Arhamar Roohimin = dengan rahmatMU yg Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Selasa, 20 Agustus 2013
Tiga Golongan yang Tidak Akan Diajak Bicara oleh Allah
HR Muslim (106)
Senin, 19 Agustus 2013
Seberapa Besar Kita Cinta Rasulullah
HR Muslim I: 49
Terlihat tapi Tidak Terbaca, Terbaca walau Tidak Terlihat Jelas
Ada fenomena kebalikannya, di buku-buku Islam yang terbit belakangan ini, menyusul fatwa ulama yang merekomendasikan supaya ucapan penghormatan apalagi kepada Rasulullah dan pengagungan kepada Allah, supaya tidak disingkat, dan dipanjangkan sesuai seharusnya, misalnya Assalaamu'alaykum Warokhmatullaahi Wabarokaatuh, Shallallaahu, Alayhi Wasallam, dan Subhaanahu Wa Ta'aala.
Tentunya, singkatan seperti HR yang berarti Hadits Riwayat (seorang perowi tertentu) masih diperbolehkan.
Buku-buku Islam terbitan belakangan ini, sudah menyesuaikan dengan tidak lagi menuliskan SAW maupun SWT, tapi menggantinya dengan tulisan panjang yang 'diperkecil'. Alhasil terjadilah fenomena ini: terbaca, tapi tidak terlihat jelas. Saya melihat jelas tulisan Arab "radhiyallaahu 'anhu" ketika menggunakan loupe (kaca pembesar).
Mencari Kode Pos
Alhamdulilah keinget ada Indofood (sesuatu, nama, yang telah atau lebih populer). Baik Indofood Tambak Aji II maupun Tambak Aji IV, kode posnya 50185. Recheck lagi ke mbah Google, ternyata ada Koto Tengah yang kode posnya juga 50185.
Kelincahan
Justru kalo harimu diisi dengan kelincahan, awali dengan shalat Lail.
(Tulisan ini masih perlu dilengkapi dengan nash yang mendukungnya)
Do'a-Do'a Iftitah
Beliau pernah membaca do'a iftitah:
Beliau juga pernah membaca:
Subkhaanakallaahumma wabilhamdika watabaarokasmuka wata'aala jadduka walaa ilaaha ghoyruka
Mahasuci Engkau, ya Allah. Maha Terpuji Engkau. Dan Mahamulia nama-Mu serta Mahatinggi Kehormatan-Mu, tiada Tuhan selain Engkau semata-mata.
Allaahu Akbar Kabiiroo, Walkhamdulillaahi Katsiiroo, Wasubkhaanallaahi bukrotan wa ashiilan.
Allah Maha Agung lagi Maha Besar, segala puji yang begitu banyak hanya milik Allah, Mahasuci Allah pada pagi hari dan sore hari.
Tidak Jadi Berangkat
Nabi bersabda:
Minggu, 18 Agustus 2013
Bacaan Basmalah dalam Shalat
Yang Dibaca Rasulullah setelah Takbir
Muslim Bukan by KTP
Tiga Ikatan Syetan
Apabila seorang diantara kalian bangun, lalu menyebut asma Allah, maka lepaslah ikatan pertama.
Kemudian manakala ia berwudhu', maka lepaslah ikatan yang kedua.
Dan apabila ia melanjutkan dengan mengerjakan shalat (malam), maka lepaslah ikatan yang ketiga.
Sehingga ia akan bangun pagi dengan penuh semangat dan hatinya tenang.
Jika tidak, maka ia akan bangun pagi dengan hati yang kotor dan malas.
HR Muslim II: 187
Sabtu, 17 Agustus 2013
Menggerakkan Jari Telunjuk
(HR Muslim, Abu 'Awanah, dan Ibnu Khuzaimah. Humaidi dalam Musnadnya (131/1) dan Abu Ya'la mmmberikan tambahan dengan sanad shahih dari Ibnu Umar: Menggerakkan telunjuk ini sebagai pengusir setan. Seseorang tidak akan menjadi lupa selama dia menggerakkan telunjuknya.
Ketika Beliau mengacungkan telunjuknya, ibu jarinya memegang jari tengah.
(HR Muslim dan Abu 'Awanah)
Nabi shallallaahu 'alayhi wwasallam menggerak-gerakkan jari telunjuknya sambil membaca doa.
(HR Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Harus dalam Al-Muntaqa (208), Ibnu Khuzaimah (1/86/1-2), Ibnu Hibban dalam Shahihnya (485) dengan sanad shahih, disahkan oleh Ibnu Mulaqqan (28/2))
Beliau bersabda:
(Gerakan jari telunjuk ini) lebih keras (dirasakan) setan daripada (pukulan) besi.
HR Ahmad, Bazzar, Abu Ja'far, Bukhtari, dalam Al-'Amali (60/1), Thabarani dalam Ad-Du'a halaman (73/1), 'Abdul Ghani Al-Muqaddasi dalam As-Sunan (12/2) dengan sanad hasan (12/2) dengan sanad hasan dan Rauyani dalam Musnadnya (249/2) dan Baihaqi.
Nabi melakukan perbuatan ini dalam dua tasyahhudnya (tasyahhud awal dan tasyahhud akhir).
HR Nasa'i dan Baihaqi dengan sanad shahih.
Jumat, 16 Agustus 2013
Doa Masuk dan Keluar Rumah
Doa Sebelum Makan
Apabila seseorang diantara kamu memakan makanan, hendaklah membaca:
Dzikir Ringan yang Berat Timbangannya
Sungguh, setelah engkau, aku telah mengucapkan empat kalimat sebanyak tiga kali. Seandainya kalimat itu ditimbang dengan apa yang engkau katakan (dzikirmu) hari ini, niscaya kalimat yang aku ucapkan itu lebih berat timbangannya, yaitu:
Qunut dalam Shalat Shubuh
Kemudian sampai kepada kami informasi bahwa Beliau meninggalkan hal itu sewaktu turun firman Allah Laisa Laka Minal Amri Syai-un Au Yatuuba 'Alaihim Au Yu'adz-dzibahum Fa Innahum Zhaalimuun (Tidak ada sedikit pun campur tanganmu dalam urusan mereka itu, kecuali Allah menerima taubat mereka atau mengadzab mereka, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang zhalim).
HR Muslim / Muslim II: 134.
Bacaan Shalat Lail
Rinciannya: raka'at 1: halaman 2 s.d. 7, raka'at 2: halaman 8 s.d. 13, raka'at 3: halaman 14 s.d. 19, raka'at 4: halaman 20 dan 21 ditambah 4 halaman pertama dari juz 2, raka'at 5: juz 2 halaman 5 s.d. 10, raka'at 6: juz 2 halaman 11 s.d. 16, raka'at 7: 4 halaman terakhir dari juz 2 ditambah 2 halaman pertama dari juz 3, raka'at 8: juz 3 halaman 3 s.d. 8.
Jika waktu tidak memungkinkan, untuk mencukupkan 200 halaman, maka raka'at 1 s.d. tetap menggunakan skema di atas, raka'at 5: juz 2 halaman 5 dan 6, raka'at 6: juz 2 halaman 7 dan 8, raka'at 7: juz 2 halaman 9, raka'at 8: juz 2 halaman 10, maka itu sudah 202 ayat. Ini supaya masih sempat shalat witir dan membaca istighfar 100 kali sebelum waktu shubuh.
Kamis, 15 Agustus 2013
Satu Ayat yang Diulang-ulang Sampai Shubuh
Ayat tersebut:
Jauh Lebih Lama dari Waktu Tempuh Mudik Lebaran
Kalau grand total waktunya, ya sekitar semingguan. Tapi yang jelas tidak sampai sebulan, apa-lagi setahun.
Tak pernah terbayangkan bahwa perjalanan yang sekitar seminggu itu terasa panas, dan tetap masih terasa panas walaupun tidak ada kerusakan AC mobil. Sekarang justru saya membayangkan, enak juga ya, kalo kita dinaungi keteduhan selama kita berkendara, tidak peduli seberapa jauh jarak tempuhnya.
Malam ini, kubuka lembaran Shahih Muslim, dan kutemukan berita tentang salah satu kenikmatan surga yang terkait dengan bayangan keteduhan tadi.
Dari Sahl bin Sa'ad radhiyallaahu 'anhu katanya, "Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam menerangkan bahwa dalam surga itu ada sebatang pohon yang luas naungnya tidak terlewati oleh orang berkendaraan dalam tempo seratus tahun."
Semoga Allah mengizinkan hamba-Nya yang hina ini untuk kelak berjumpa dengan pohon ini. Aamiin.
Menghilangkan Buih di Laut
HR Muslim
=================
Rasulullah saw bersabda:
Barangsiapa mengucapkan Subhaanallaahi Wabihamdih (Mahasuci Allah dan aku memuji-Nya) dalam sehari seratus kali, maka digugurkan dosa-dosanya, sekalipun seperti buih lautan.
Shahih, Shahiihul Jaami' (no. 6431)
Bacaan Shalat Shubuh
Bacaan Shalat Maghrib
Pada saat shalat safar beliau membaca surah At-Tiin (Qs. 95, 8 ayat) untuk raka'at kedua (HR Thayalisi dan Ahmad dengan sanad shahih).
Contoh surah-surah pendek yang lebih dari 8 ayat adalah Waylul atau Al-Humazah (Qs. 104, 9 ayat), Al-Qari'ah (Qs. 101, 11 ayat), Al-'Adiyat (Qs. 100, 11 ayat).
Bacaan Shalat 'Ashar
Pada raka'at ketiga dan keempat beliau membaca ayat lebih pendek daripada ayat atau surah yang dibaca pada raka'at pertama dan kedua, kira-kira separonya.
(HR Ahmad dan Muslim)
Contoh surah yang terdiri dari 15 ayat adalah Asy-syams (Qs. 91). Juga, gabungan dari Al-Ikhlas (Qs. 112, 4 ayat), Al-Falaq (Qs. 113, 5 ayat) dan An-Naas (Qs. 114, 6 ayat).
Contoh surah yang lebih pendek, kira-kira separo dari surah atau ayat di atas, adalah At-Takatsur (Qs. 102, 8 ayat). Juga, Aro Aytal atau Al-Maa'uun (Qs. 107, 7 ayat).
Rabu, 14 Agustus 2013
Bacaan Shalat Zhuhur
(HR Abu Dawud dan Tirmidzi, disahkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Khuzaimah)
Karena yang sudah hafal Al-Lail dan Al-A'laa, ya sudah itu dulu. Al-A'laa kira-kira sama panjangnya dengan Al-Lail.
Ketika Nabi Berhenti Membaca
Asy-Syams (Qs. 91, 15 Ayat)
Demi matahari dan cahayanya di pagi hari.
Versi bahasa Inggerisnya: The Sun.
10. Wa qad = dan sungguh. Chooba = dia gagal. Man = siapa yang. Dassaahaa = menguburnya = menyembunyikannya = tidak mempedulikannya (dengan mengabaikan untuk menerima petunjuk).
11. Kadzdzabat = menyangkal/menolak/mengingkari. Tsamuudu = Tsamud. Bithoghwaahaa = dengan pelanggaran/dosa mereka.
12. Idzi = bila. Inba'atsa = bangkit. Asyqoohaa = yang paling jahat/keji diantara mereka.
13. Faqoola = lalu mengatakan. La = kepada. Hum = mereka. Rosuulu = Rasul. Allaahi = (dari) Allah. Naaqota = (Ini adalah) unta betina. Allaahi = (dari) Allah. Wa suqyaahaa = dan minuman nya (unta betina).
14. Fakadzdzabuuhu = tapi mereka menyangkal nya (rasul). Fa'aqoruuhaa = dan mereka menyembelih nya (unta betina). Fadamdama = maka menghancurkan. 'Alayhim = mereka. Robbuhum = Tuhan mereka. Bidzanbihim = karena dosa mereka. Fasawwaahaa = dan menyamaratakan-dengan-tanah mereka.
15. Wa laa = dan tidak. Yachoofu = Dia takut. 'Uqbaahaa = konsekuensinya.
Ayat 1-10: Allah bersumpah dengan ciptaan-Nya bahwa orang yang menyucikan jiwanya akan berhasil dan yang mengotorinya, menguburnya atau tidak mempedulikannya sehingga tidak membiarkan masuknya hidayah, akan gagal.
- Ayat 1-4: seputar matahari.
- Ayat 5-6: langit dan bumi.
- Ayat 7-10: tentang jiwa.
Ayat 11-15: Contoh mereka yang gagal (Kaum Tsamud).
Bacaan Shalat 'Isya'
Saya tidak tahu secara persis apakah Rasulullah pernah mengamalkan membaca surat-surat itu atau tidak, dalam shalat 'Isya' beliau.
Sampai suatu saat ketika saya memutuskan untuk berubah, untuk belajar tentang apa yang pernah diamalkan Rasulullah, atau setidaknya, apa yang pernah beliau sarankan.
Di titik itu lah saya kembali mempelajari kasus Mu'adz, yang dalam meng-imam-i shalat 'Isya' membaca surat yang panjang, sehingga ada makmum yang keluar, lalu shalat sendiri. Orang melaporkan makmum yang keluar ini kepada Mu'adz, lalu Mu'adz bilang bahwa makmum tersebut telah berbuat kemunafikan. Makmum tersebut mengadu kepada Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam tentang peringatan Mu'adz, lalu Rasulullah bersabda kepada Mu'adz: