Jumat, 22 November 2013

Kacamata yang Tertinggal

Mushalla Plasa Cibubur. Maghrib sudah lewat beberapa menit. Kunaiki tangga berjalan dengan berjalan, bukan diam. Lantai paling atas. Melepas alas kaki dengan nyaman, karena bukan sandal mahal. Coba pake yang original branded, shalat bisa ga khusyu' mikirin sandal. Tidak ada pengawas atau petugas penitipan di situ.

Celana sport yang aku pakai menutupi lutut. Tapi tidak sopan rasanya menghadap-Nya seperti itu. Kukeluarkan sarung dari tas Nike-ku. Memakainya setelah wudhu. Bergabung dengan makmum yang lain di belakang imam yang bacaannya merdu dan nyaring. Aku ketinggalan satu raka'at. Posisi imam tidak benar-benar berada di posisi imam yang seharusnya, mepet ke dinding depan. Dia ada di shaf ketiga, sementara puluhan makmumnya berjajar di shaf keempat termasuk aku yang baru datang. Posisiku kira-kira lima meter dari imam, di belakang sebelah kirinya. Ku lepas kacamata, kutaruh di atas tas yang sudah lebih dulu kurebahkan di depan tempat sujudku.

Lepas shalat dan dzikir sejenak, aku sambar tasku, segera keluar mushalla. Suara itu menyambar telingaku secepat aku menyambar tasku. Makmum yang duduk persis di sebelah kananku. Dia menunjuk kacamataku yang masih tergeletak di atas sajadah masjid.

Ini kali kedua hari ini kacamataku tertinggal. Berangkat dari rumah tadi, saat mampir di rumah Toshi di Corn Field, mengembalikan raket badminton yang dipinjam Nadya, baru ngeh aku, ada yang lain. Yang engga biasa. Kuarahkan mobil kembali ke Grass Land mengambil kacamata yang masih santai tergeletak di atas meja kerja.

Kuucapkan terima kasih kepadanya, makmum di sebelah kananku tadi, tanganku menyapu sebagian karpet mushalla sebelum menggenggam kacamata.
Dan kepada Allah, yang belum mengizinkanku berpisah dari kacamataku.

Jumat, 22 Nov 2013, 18:15.

Jumat, 06 September 2013

Pandangan Pertama

Ini bukan lagu.
Tapi soal amal.

Imam Abdul Azim, imam besar Masjid Musulmane di Ho Chi Minh City, jalan Dong Du 66, pernah menasihati, hati-hati dengan mata/penglihatanmu, salah penggunaan, salah amal, bisa jadi busur panah syaithan.
Salah amal di sini, artinya, melihat yang tidak pantas. Bisa aurat wanita, bisa wanita itu sendiri.

Kalau tidak salah, ada riwayat yang terkait dengan Sayyidina Ali, di mana dikatakan, "janganlah pandangan kau ikuti dengan pandangan."
Artinya, pandangan pertama, dimaafkan, karena tidak sengaja menatapnya, asal buru-buru menahannya (lowering the gaze).

Menurut Nouman Ali Khan, syetan suka kalo seorang suami menyalahgunakan matanya, yang membuat dia mulai membandingkan, supaya tidak lagi mencintai isterinya.
Dia menambahkan, kita seharusnya menghindari memandang lawan jenis, seperti cara hewan jantan memandang hewan betina.

Selasa, 03 September 2013

Password

Password adalah kesempatan untuk mengingat Allah.
Yang pernah aku pakai:
Allaahu_Akbar-1
T4hfidz-1
C1nta_Rasul
R1dho-Nya
Hanya_D1a
Hanya_Pada-Mu1
K3-sabar-an.

Bukan untuk menggantikan dzikir yang sunnah.
Hanya ingin tetap terjaga mengingat Allah.

Kamis, 29 Agustus 2013

In taroka choyro

Kutiba 'alaykum idza khadhoro akhadakumul mawtu in taroka choyronil washiyyatu lil waalidayni wal aqrobiina bil ma'ruufi khaqqon 'alal muttaqiin.

Diwajibkan atas kamu, apabila seorang diantara kamu kedatangan maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf, kewajiban atas orang-orang yang bertakwa.

Sahur Syawwal Empat, Sunnah Rasul Malam Jumat

Di Grass Land, tidak ada nomer empat.
Padahal sahur puasa syawwal keempat, hari ini, adalah berkah.
Karena bertepatan dengan malam Jumat. :-)

Rabu, 28 Agustus 2013

Bangun Tidur Ku Terus Nyunnah

"Bangun tidur ku terus mandi."
Lagu anak-anak memang sederhana.
Atau dibikin sederhana.

Karena ketika aqil baligh dan belajar Islam, dia mengenal qiyamullayl.
Dan bangun tidur, ada sunnah yang dilakukan sebelum berdiri shalat malam.

Syukron buat Ustadz Muhammad Abdul Rasyid yang telah men-share hal ini kepadaku melalui whatsapp.

1. Usap wajah dengan tangan
"Saat Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam bangun dari tidur, beliau.duduk dan mengusap wajahnya dengan tangannya untuk menghilangkan kantuk." (HR Imam Muslim)

2. Berdoa
"Alkhamdulillaahilladzii akhyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuur."
"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan." (HR Al-Bukhari)

3. Bersiwak
"Apabila bangun dari tidur di malam hari, Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam menggosok gigi dengan siwak." (HR Al-Bukhari dan Imam Muslim)

4. Mendenguskan angin dari lubang hidung
"Apabila salah seorang diantara kalian bangun tidur, hendaknya ia mendenguskan angin melalui lubang hidungnya sebanyak tiga kali. Karena syetan biasanya mendekam di lubang hidung." (HR Muttafaq 'Alayh)

5. Basuh Kedua Tangan Tiga Kali
"Apabila salah seorang diantara kalian bangun tidur, jangan langsung mencelupkan tangannya ke dalam bejana wudhu sebelum membasuhnya sebanyak tiga kali. (HR Al-Bukhari dan Imam Muslim)

Senin, 26 Agustus 2013

Qiyamul Layl dengan Ali Imran

Quran surah Ali Imran ada di halaman 50 sampai dengan 76. Atau, dari halaman ke-9 juz 3 sampai dengan halaman ke-15 juz 4. Artinya, ada 27 halaman. Total, persis 200 ayat.

Saat ini, masih ingin Al-Baqarah dulu. Insya Allah minggu depan mulai Ali Imran.

Pulang Pergi Dua Juz

Hari ini berangkat kerja lewat perumahan Permata sambil dengerin Syaikh Sudais. Pas sebelum main gate selesai halaman 20. Tinggal satu halaman lagi. Halaman 21 adalah halaman terakhir juz 1. Pindah dulu ke channel Rodja. Persiapan badge dan kartu akses mobil dulu.

Lepas pemeriksaan security, lanjut lagi cd-nya, tuntasin sampai kelar dua halaman pertama juz 2 di parkiran HA.

Insya Allah nanti pulangnya tuntasin juz 2.

Puasa Syawwal Enam Hari

Tahun ini insya Allah mulai puasa syawwal. Kenapa ya, saya tidak pernah menganggap hal ini serius selama ini?

Idealnya, kita bersegera mengerjakan kebaikan. Jadi sebaiknya puasa mulai hari kedua lebaran, disambung 5 hari berikutnya. Karena sudah telat, sempat saya berpikir dimulainya tahun depan saja. Tapi terus inget lagi, kenapa tidak menyegerakan kebaikan? Kenapa tidak tahun ini? Kan masih ada sisa lebih dari 6 hari sebelum bulan syawwal pergi.

Barangsiapa berpuasa Ramadhan plus puasa 6 hari di bulan syawwal, pahalanya seperti puasa setahun penuh.

Al-Baqarah Jam Setengah Tiga

Kalau mau qiyamullayl baca Al-Baqarah the whole surah, 286 ayat, sebaiknya bangun jam 02:30. Kenapa?

Halaman terakhir surat Al-Baqarah adalah halaman 49. Halaman 1 adalah surah Al-Fatihah. Halaman 2 adalah permulaan surah Al-Baqarah. Artinya, jumlah halaman surah Al-Baqarah ada 48 halaman. Dengan 8 raka'at qiyamullayl, tiap raka'atnya 6 halaman.

Dengan shalat layl dikerjakan dua-dua, alias dua raka'at dua raka'at, setiap dua raka'atnya makan waktu kira-kira 20 menit. Kali empat, berarti 80 menit. Istirahat setelah 4 raka'at tergantung, bisa 2, 5, atau 10 menit. Jadi total 90 menit atau satu setengah jam atau sampai dengan jam 4. Kalau shubuhnya jam 4:30, bisa witir 3 raka'at, istighfar dan berangkat ke masjid. Lebih dari cukup. Masih bisa sahur, kalo pas puasa.

Semoga bisa istiqamah, ya Allah ....

Doa Umur 40 Tahun

QS Al-Ahqaf, 46: 15.

رب أوزعنى أن أشكر نعمتك التى أنعمت على و على ولدى و أن أعمل صلحا ترضه و اصلح لى فى ذريتى إنى تبت إليك و إنى من المسلمين 

Rabu, 21 Agustus 2013

Doa Ibu untuk Anak-Anaknya

Kiriman dari istriku:

Quraisy Shihab mempunyai 8 orang saudara kandung yang seluruhnya berhasil dalam bidangnya masing-masing.            
Suatu ketika ada yg bertanya kpd ibu beliau, apa rahasia dibalik keberhasilannya.

Jawabannya adalah sebuah doa yg tak pernah luput dipanjatkan oleh ibunya:
(1) Allaahummaj 'al aulaadana qulluhum sholihan wa thoo'atan = "Ya Allah jadikanlah anak2ku orang yg sholeh dan taat beribadah.
(2) Wa umruhum thowiilan = panjangkanlah umurnya.
(3) War zukhum wasiian = luaskan/lapangkan rezekinya.
(4) Wa ukuuluhum zakian = cerdaskan akalnya.
(5) Wa qolbuhum Nuuran = dan terangilah kalbunya.
(6) Wa uluumuhum kasiiron naafi'an = karuniakan/berikanlah ilmu yg banyak dan bermanfaat.
(7) Wa 'jasaaduhum sihaatan wa 'aafiatan = sehatkanlah jasmaninya.
(8) Birahmatika Yaa Arhamar Roohimin = dengan rahmatMU yg Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Selasa, 20 Agustus 2013

Tiga Golongan yang Tidak Akan Diajak Bicara oleh Allah

Al-musbil (orang yang memanjangkan kain sampai di bawah mata kaki), al-mannaanu (orang yang suka menyebut-nyebut pemberian), dan orang yang memperlaris dagangannya dengan menggunakan sumpah palsu.

HR Muslim (106)

Senin, 19 Agustus 2013

Seberapa Besar Kita Cinta Rasulullah

Bersumber dari Anas radhiyallaahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam bersabda, "Tidaklah (sempurna) iman seorang diantara kalian sehingga aku lebih ia cintai daripada anaknya, orang tuanya, dan orang-orang lain semuanya.

HR Muslim I: 49

Terlihat tapi Tidak Terbaca, Terbaca walau Tidak Terlihat Jelas

Slide presentasi PowerPoint yang dipaksakan penuh sesak dijejali informasi sehingga satu slidenya bisa berisi dua puluhan baris dan font sizenya 12 bahkan 10 atau 8, sering menjadi tidak terbaca oleh audience, walaupun terlihat.

Ada fenomena kebalikannya, di buku-buku Islam yang terbit belakangan ini, menyusul fatwa ulama yang merekomendasikan supaya ucapan penghormatan apalagi kepada Rasulullah dan pengagungan kepada Allah, supaya tidak disingkat, dan dipanjangkan sesuai seharusnya, misalnya Assalaamu'alaykum Warokhmatullaahi Wabarokaatuh, Shallallaahu, Alayhi Wasallam, dan Subhaanahu Wa Ta'aala.
Tentunya, singkatan seperti HR yang berarti Hadits Riwayat (seorang perowi tertentu) masih diperbolehkan.

Buku-buku Islam terbitan belakangan ini, sudah menyesuaikan dengan tidak lagi menuliskan SAW maupun SWT, tapi menggantinya dengan tulisan panjang yang 'diperkecil'. Alhasil terjadilah fenomena ini: terbaca, tapi tidak terlihat jelas. Saya melihat jelas tulisan Arab "radhiyallaahu 'anhu" ketika menggunakan loupe (kaca pembesar).

Mencari Kode Pos

Mau kirim paket ke Papa tapi agak terhambat waktu mau nulis kode posnya. Mbah google pun tidak bisa membantu langsung mencarikan waktu entri 'kode pos koro raya semarang' dimasukkan.

Alhamdulilah keinget ada Indofood (sesuatu, nama, yang telah atau lebih populer). Baik Indofood Tambak Aji II maupun Tambak Aji IV, kode posnya 50185. Recheck lagi ke mbah Google, ternyata ada Koto Tengah yang kode posnya juga 50185.

Kelincahan

Jika sholat lail tapi paginya/harinya tidak lincah, ada yang perlu diberesin/dibenerin.
Justru kalo harimu diisi dengan kelincahan, awali dengan shalat Lail.

(Tulisan ini masih perlu dilengkapi dengan nash yang mendukungnya)

Do'a-Do'a Iftitah

Dalam shalat, Nabi membaca do'a iftitah 'ini' atau 'itu' atau 'yang lain'.

Beliau pernah membaca do'a iftitah:


اللهم باعد بيني وبين خطاياي كما باعدت بين المشرق والمغرب
اللهم نقني من خطاياي كما ينقى الثوب الأبيض من الدنس 
اللهم اغسلني من خطاياي بالماء والثلج والبرد
Allohumma baa'id baynii wabayna chothooyaaya lamaa baa'adta baynal masyriqi walmaghribi,
Alloohumma naqqinii min chothooyaaya lamaa yunaqqots-tsawbul abyadhu minaddanas,
Alloohummaghsilnii min chothooyaaya bil maa-i wats-tsalji walbarodi.
Ya Allah jauhkanlah diriku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan timur dari barat,
Ya Allah bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku seperti kain putih yang diberiihkan dari kotoran,
Ya Allah cucilah diriku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, es, dan embun.

HR Bukhari, Muslim, dan Ibnu Syaibah (12/110/2), bisa dilihat pula di Al-Irwa', Hadits no. 8.


Beliau juga pernah membaca:


سبحانك اللهم وبحمدك وتبارك اسمك وتعالى جدك ولآ إله غيرك
Subkhaanakallaahumma wabilhamdika watabaarokasmuka wata'aala jadduka walaa ilaaha ghoyruka
Mahasuci Engkau, ya Allah. Maha Terpuji Engkau. Dan Mahamulia nama-Mu serta Mahatinggi Kehormatan-Mu, tiada Tuhan selain Engkau semata-mata.

HR Abu Dawud dan Hakim, disahkan oleh Hakim dan disetujui Dzahabi. Uqaili berkata: Hadits ini diriwayatkan dengan beberapa jalan dengan sanad shahih. Bisa dibaca pula di Al-Irwa' Hadits no. 341.


Beliau juga pernah membaca:

الله أكبركبيرا والحمدلله كثيرا وسبحان الله بكرة وأصيلا
Allaahu Akbar Kabiiroo, Walkhamdulillaahi Katsiiroo, Wasubkhaanallaahi bukrotan wa ashiilan.
Allah Maha Agung lagi Maha Besar, segala puji yang begitu banyak hanya milik Allah, Mahasuci Allah pada pagi hari dan sore hari.

Tidak Jadi Berangkat

Shubuh kemaren saya sudah wudhu di rumah dan siap-siap berangkat shubuh ke masjid. Namun perasaan jadi ga enak, ada "panggilan alam" yang harus segera ditunaikan di toilet, biasanya ini makan waktu agak lama. Dan tidak boleh ditunda.

Nabi bersabda:

لا صلاة بحضرة طعام، ولا هو يدافعه الأخبثان
Laa sholaata bikhadhroti tho'aamin, walaa huwa yudaafi'uhul achbatsaani.
Tidak sholat ketika makanan sudah terhidang dan (tidak pula) ketika seseorang menahan kencing atau berak.

HR Bukhari, Muslim, dan Ibnu Abi Syaibah (12/110/2)

Minggu, 18 Agustus 2013

Bacaan Basmalah dalam Shalat

عن أنس قال صليت مع رسول الله صلى الله عليه وسلم و أبي بكر و عمر و عثمان فلم اسمع أحدا منهم يقرأ بسم الله الرحمن الرحيم

'An Anasin qoola shollaytu ma'a Rosuulillaahi shollallaahu 'alayhi wasallam wa Abii Bakrin wa 'Umaro wa 'Utsmaana falam asma' akhadan minhum yaqro-u bismillaahirrokhmaanirrokhiim.

Berasal dari Anas rodhiyallaahu 'anhu, ia menyampaikan, "Aku pernah shalat bersama Rasulullah shollallaahu 'alayhi wasallam, Abu Bakar, Umar dan Utsman radhiyallaahu 'anhum. Aku tidak mendengar seorang pun di antara mereka yang membaca Bismillaahirrokhmaanirrokhiim."

HR Muslim II: 12

Yang Dibaca Rasulullah setelah Takbir

عن عائشة قالت كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يستفتح الصلاة بالتكبير والقراءة ب الحمد لله رب العالمين
'An 'Aa-isyata qoolat ksana Rosuulullaahi shollallaahu 'alayhi wasallam yastaftikhushsholaata bittakbiiri walqiroo-ata bilkhamdu lillaahi robbil 'aalamiin.
Bersumber dari Aisyahradhiyallahu 'anha, ia berkata, "Adalah Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam selalu memulai shalat.dengan bertakbir dan bacaan Allhamdulillah Lillaahi Rabbul 'Aalamiin ..."

HR Muslim II:54

Muslim Bukan by KTP

عن جابر قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول بين الرجل و بين الشرك و الكفر ترك الصلاة

'An jaabiro qoola sami'tu rosuulallaahi shollallaahi 'alayhi wasallam yaquulu baynarrojuli wa baynasysyirki walkufri tarkushsholaati.

Bersumber dari Jabir radhiyallaahu 'anhu, ia mengatakan, "Aku mendengar Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam bersabda: Perbedaan di antara laki-laki (muslim) dengan kemusyrikan dan dengan kekufuran adalah meninggalkan shalat (dengan sengaja)."

HR Muslim I:62

Tiga Ikatan Syetan

Bersumber dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dari Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam, Beliau bersabda: Syetan itu akan mengikat tengkuk salah seorang diantara kalian yang tengah tidur dengan tiga ikatan yang menyebabkan kamu menjadi tidur cukup lama.

Apabila seorang diantara kalian bangun, lalu menyebut asma Allah, maka lepaslah ikatan pertama.

Kemudian manakala ia berwudhu', maka lepaslah ikatan yang kedua.

Dan apabila ia melanjutkan dengan mengerjakan shalat (malam), maka lepaslah ikatan yang ketiga.

Sehingga ia akan bangun pagi dengan penuh semangat dan hatinya tenang.

Jika tidak, maka ia akan bangun pagi dengan hati yang kotor dan malas.

HR Muslim II: 187

Sabtu, 17 Agustus 2013

Menggerakkan Jari Telunjuk

Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam (saat duduk tasyahhud) meletakkan telapak tangan kirinya di atas lutut kirinya dengan mengembang, tetapi beliau menggenggam semua jari tangan kanannya dan mengacungkan telunjuknya ke kiblat dan mengarahkan pandangan mata ke telunjuknya.
(HR Muslim, Abu 'Awanah, dan Ibnu Khuzaimah. Humaidi dalam Musnadnya (131/1) dan Abu Ya'la mmmberikan tambahan dengan sanad shahih dari Ibnu Umar: Menggerakkan telunjuk ini sebagai pengusir setan. Seseorang tidak akan menjadi lupa selama dia menggerakkan telunjuknya.

Ketika Beliau mengacungkan telunjuknya, ibu jarinya memegang jari tengah.
(HR Muslim dan Abu 'Awanah)

Nabi shallallaahu 'alayhi wwasallam menggerak-gerakkan jari telunjuknya sambil membaca doa.
(HR Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Harus dalam Al-Muntaqa (208), Ibnu Khuzaimah (1/86/1-2), Ibnu Hibban dalam Shahihnya (485) dengan sanad shahih, disahkan oleh Ibnu Mulaqqan (28/2))

Beliau bersabda:
(Gerakan jari telunjuk ini) lebih keras (dirasakan) setan daripada (pukulan) besi.
HR Ahmad, Bazzar, Abu Ja'far, Bukhtari, dalam Al-'Amali (60/1), Thabarani dalam Ad-Du'a halaman (73/1), 'Abdul Ghani Al-Muqaddasi dalam As-Sunan (12/2) dengan sanad hasan (12/2) dengan sanad hasan dan Rauyani dalam Musnadnya (249/2) dan Baihaqi.

Nabi melakukan perbuatan ini dalam dua tasyahhudnya (tasyahhud awal dan tasyahhud akhir).
HR Nasa'i dan Baihaqi dengan sanad shahih.

Jumat, 16 Agustus 2013

Doa Masuk dan Keluar Rumah

Ketika masuk rumah, Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam membaca:

بسم الله و لجنا، و بسم الله خرجنا، و على ربنا توكلنا
Bismillaahi walajnaa, wabismillaahi chorojnaa, wa'alaa robbinaa tawakkalnaa.
Dengan nama Allah, kami masuk (ke rumah), dengan nama Allah kami keluar (darinya), dan kepada Rabb kami, kami bertawakkal.

Kemudian mengucapkan salam kepada keluarganya.

HR Abu Dawud (IV/325) dan al-'Allamah Ibnu Baz menghasankan isnad hadits tersebut dalam Tuhfatul Akhyaar, halaman 28.

=================

Dan ketika keluar rumah, Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam membaca:

بسم الله، توكلت على الله، و لا حول و لا قوة إلا با لله
Bismillaahi, tawakkaltu 'alallaahi, walaa khawla walaa quwwata illaa villas-boas.
Dengan nama Alah (aku keluar rumah), aku bertawakkal kepada-Nya, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

HR Abu Dawud (IV/325), at-Tirmidzi (V/490), Shahiih Sunan at-Tirmidzi (III/151).

Doa Sebelum Makan

Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam bersabda:
Apabila seseorang diantara kamu memakan makanan, hendaklah membaca:

بسم الله
Bismillaah.
Dengan nama Allah.

Apabila lupa pada permulaannya, hendaklah membaca:

بسم الله في أوله و آخره
Bismillaahi fii awwalihi wa-aachirihi.
Dengan nama Allah di awal dan di akhirnya.

(Disahkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullaah dalam Irwaa-ul Ghaliil (no. 1965)

Dzikir Ringan yang Berat Timbangannya

Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam bersabda:
Sungguh, setelah engkau, aku telah mengucapkan empat kalimat sebanyak tiga kali. Seandainya kalimat itu ditimbang dengan apa yang engkau katakan (dzikirmu) hari ini, niscaya kalimat yang aku ucapkan itu lebih berat timbangannya, yaitu:

سبحان الله و بحمده، عدد خلقه ورضا نفسه و زنت عرشه و مداد كلماته
Subkhaanallaahi wabikhamdihi 'adada cholqihi, waridhoo nafsihi, wazinata 'arsyihi, wamidaada kalimaatihi.
Mahasuci Allah, dan aku memuji-Nya sebanyak bilangan makhluk-Nya, sejauh keridhaan diri-Nya, seberat timbangan 'Arsy-nya, dan sebanyak tinta tulisan kalimat-kalimat-Nya.

HR Muslim

Qunut dalam Shalat Shubuh

Bersumber dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu, ia mengatakan, "Adalah Rasulullah shallallaahu 'akatholik wasallam pada waktu shalat shubuh, ketika selesai membaca ayat Quran, selesai bertakbir, dan selesai mengucapkan Sami'allaahu Liman Khamidah, Rabbanaa Walkkal Khamdu (Semoga Allah mendengar orang yang memuji-Nya, Ya Rabb kami bagi-Mu lah segala puji), kemudian beliau - dalam keadaan berdiri - memanjatkan doa: Ya Allah, selamatkanlah Walid bin Walid, Salamah bin Hisyam, dan Ayyash bin Abu Rabi'ah serta orang-orang mukmin yang lemah. Ya Allah, perberatlah siksa-Mu atas kaum Muzhar. Timpakan siksaan itu atas mereka seperti Yuuuf pernah menderita kesengsaraan. Ya Allah, kutuklah orang yang suka mencela, orang yang suka menghujat, orang yang jahat, dan orang yang bersikap durhaka kepada Allah dan kepada Rasul-Nya.

Kemudian sampai kepada kami informasi bahwa Beliau meninggalkan hal itu sewaktu turun firman Allah Laisa Laka Minal Amri Syai-un Au Yatuuba 'Alaihim Au Yu'adz-dzibahum Fa Innahum Zhaalimuun (Tidak ada sedikit pun campur tanganmu dalam urusan mereka itu, kecuali Allah menerima taubat mereka atau mengadzab mereka, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang zhalim).

HR Muslim / Muslim II: 134.

Bacaan Shalat Lail

Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam bersabda:

من صلى فے ليلة بما ئتي اية فإنه يكتب من القانتين المخلصين
Man shollaa fii laylatin bimi-atay aayatin fa-innahu yuktabu minal qoonitiinal muchlishiina.
Barangsiapa shalat Lail dengan membaca dua ratus ayat, dia akan tercatat sebagai golongan orang-orang yang teguh lagi ikhlas.
(HR Darimi dan Hakim, disahkan oleh Hakim dan disetujui Dzahabi)

Al-Baqarah totalnya 286 ayat, 48 halaman. Juz 1 ada 20 halaman, juz 2 ada 20 halaman, juz 3 ada 8 halaman. Dibagi 8 raka'at, jadi enak, satu raka'atnya 6 halaman. Sekalian muroja'ah harian.

Rinciannya: raka'at 1: halaman 2 s.d. 7, raka'at 2: halaman 8 s.d. 13, raka'at 3: halaman 14 s.d. 19, raka'at 4: halaman 20 dan 21 ditambah 4 halaman pertama dari juz 2, raka'at 5: juz 2 halaman 5 s.d. 10, raka'at 6: juz 2 halaman 11 s.d. 16, raka'at 7: 4 halaman terakhir dari juz 2 ditambah 2 halaman pertama dari juz 3, raka'at 8: juz 3 halaman 3 s.d. 8.

Jika waktu tidak memungkinkan, untuk mencukupkan 200 halaman, maka raka'at 1 s.d. tetap menggunakan skema di atas, raka'at 5: juz 2 halaman 5 dan 6, raka'at 6: juz 2 halaman 7 dan 8, raka'at 7: juz 2 halaman 9, raka'at 8: juz 2 halaman 10, maka  itu sudah 202 ayat. Ini supaya masih sempat shalat witir dan membaca istighfar 100 kali sebelum waktu shubuh.

سبحانك اللهم و بحمدك اشهد ان لا اله الا انت استغفرك و اتوب اليك 

Kamis, 15 Agustus 2013

Satu Ayat yang Diulang-ulang Sampai Shubuh

Pernah Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam mengulang-ulang satu ayat dalam shalat Lail sampai tiba waktu shubuh, yaitu ayat 118 Qs. 5, lalu ruku', sujud, dan berdoa.

Ayat tersebut:

 إن تعذيبهم فإنهم عبادك و إن تغفرلهم فإنك أنت العزيز الحكيم
In tu'adz-dzibhum fa innahum 'ibaaduka wa in taghfirlahum fa imbalan antarlembaga 'aziizul khakiim.
Jika Engkau menyiksa mereka maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Transliterasi dan makna per kata:
In = jika. 
Tu'adz-dzib = Engkau menyiksa.
Hum = mereka.
Fa = maka.
Inna = sesunguhnya.
Hum = mereka.
'Ibaadu = hamba-hamba.
Ka = Engkau.
Wa = dan.
In = jika.
Taghfir = Engkau memaafkan.
La = kepada.
Hum = mereka.
Fa = maka.
Inna = sesungguhnya.
Ka = Engkau.
Anta = Engkau lah.
Al-'aziiz = Yang Maha Perkasa.
Al-khakiim = Yang Maha Bijaksana.

Ketika tiba waktu shubuh Abu Dzar berkata:
Wahai Rasulullah, engkau semalam hanya membaca satu ayat berulang-ulang sampai Shubuh, lalu Engkau ruku', sujud, dan berdoa, padahal Allah telah mengajarkan kepadamu seluruh Al-Quran. Apakah kalau sebagian diantara kami melakukan seperti yang Tuan lakukan, kami juga akan mendapatkan seperti itu? 

Sabdanya:
Sesungguhnya aku mmmohon kepada Tuhanku Yang Mahaperkasa dan Mahamulia syafa'at untuk umatku, lalu permintaanku dikabulkan. Syafa'at itu insya Allah akan diperoleh oleh orang-orang yang tidak menyekutukan Allah sedikitpun.

(HR Nasa'i, Ibnu Khuzaimah, Ahmad, Ibnu Nashr, dan Hakim, disahkan oleh Hakim dan disepakati Dzahabi)

Bagaimana kami tidak mencintaimu ya Rasulullah? 
Begitu besar perhatian dan kasih sayangmu kepada kami.

اللهم صلي على محمد و على الي محمد

Jauh Lebih Lama dari Waktu Tempuh Mudik Lebaran

Silaturahim mudik lebaran kali ini waktu tempuh totalnya 45 jam. Jakarta-Semarang 22 jam plus baliknya Semarang-Jakarta 23 jam. Belum lagi ada acara ke Surabaya, sowan Bulik Har dan ziarah ke makam suami beliau, Masduki Didjaja, om saya yang saya hormati. Ditambah acara lain-lain untuk membahagiakan keluarga, merasakan pengalaman menghirup udara pulau Madura, termasuk pengalaman melewati jembatan yang saat ini masih menjadi jembatan terpanjang di negeri ini.

Kalau grand total waktunya, ya sekitar semingguan. Tapi yang jelas tidak sampai sebulan, apa-lagi setahun.

Tak pernah terbayangkan bahwa perjalanan yang sekitar seminggu itu terasa panas, dan tetap masih terasa panas walaupun tidak ada kerusakan AC mobil. Sekarang justru saya membayangkan, enak juga ya, kalo kita dinaungi keteduhan selama kita berkendara, tidak peduli seberapa jauh jarak tempuhnya.

Malam ini, kubuka lembaran Shahih Muslim, dan kutemukan berita tentang salah satu kenikmatan surga yang terkait dengan bayangan keteduhan tadi.

Dari Sahl bin Sa'ad radhiyallaahu 'anhu katanya, "Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam menerangkan bahwa dalam surga itu ada sebatang pohon yang luas naungnya tidak terlewati oleh orang berkendaraan dalam tempo seratus tahun."

Semoga Allah mengizinkan hamba-Nya yang hina ini untuk kelak berjumpa dengan pohon ini. Aamiin.

سبحانك اللهم و بحمدك اشهد ان لا اله الا انت استغفرك و اتوب اليك 

Menghilangkan Buih di Laut

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anhu, dari Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam, "Barangsiapa tiap selesai shalat membaca Subhanallah 33x, Alhamdulillah 33x, Allahu Akbar 33x pula, dan semua berjumlah 99x, lalu dicukupkannya 100 dengan ucapan Laa ilaaha illallaah Wakhdahu laa syariika lahu Lahul mulku wa lahul khamdu Wa Huwa 'alaa kulli syay-in qodiir, niscaya diampuni dosa-dosanya, walaupun seperti buih di laut.

HR Muslim

=================

Rasulullah saw bersabda:
Barangsiapa mengucapkan Subhaanallaahi Wabihamdih (Mahasuci Allah dan aku memuji-Nya) dalam sehari seratus kali, maka digugurkan dosa-dosanya, sekalipun seperti buih lautan.

Shahih, Shahiihul Jaami' (no. 6431)

Bacaan Shalat Shubuh

Pernah Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam membaca Surah Zalzalah (Qs. 99, 7 ayat) pada raka'at pertama dan kedua. Tidak diketahui apakah bacaan surah yang Rasulullah ulang dua kali itu karena lupa atau sengaja (HR Abu Dawud dan Baihaqi dengan sanad shahih).

Bacaan Shalat Maghrib

Terkadang Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam membaca surah-surah pendek (HR Bukhari dan Muslim).

Pada saat shalat safar beliau membaca surah At-Tiin (Qs. 95, 8 ayat) untuk raka'at kedua (HR Thayalisi dan Ahmad dengan sanad shahih).

Contoh surah-surah pendek yang lebih dari 8 ayat adalah Waylul atau Al-Humazah (Qs. 104, 9 ayat), Al-Qari'ah (Qs. 101, 11 ayat), Al-'Adiyat (Qs. 100, 11 ayat).

Bacaan Shalat 'Ashar

Pada raka'at pertama dan kedua Beliau shallallaahu 'alayhi wasallam membaca kurang lebih 15 ayat.

Pada raka'at ketiga dan keempat beliau membaca ayat lebih pendek daripada ayat atau surah yang dibaca pada raka'at pertama dan kedua, kira-kira separonya.

(HR Ahmad dan Muslim)

Contoh surah yang terdiri dari 15 ayat adalah Asy-syams (Qs. 91). Juga, gabungan dari Al-Ikhlas (Qs. 112, 4 ayat), Al-Falaq (Qs. 113, 5 ayat) dan An-Naas (Qs. 114, 6 ayat).

Contoh surah yang lebih pendek, kira-kira separo dari surah atau ayat di atas, adalah At-Takatsur (Qs. 102, 8 ayat). Juga, Aro Aytal atau Al-Maa'uun (Qs. 107, 7 ayat).

Rabu, 14 Agustus 2013

Bacaan Shalat Zhuhur

Terkadang Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam membaca surah Ath-Thariq, Al-Buruj, Al-Lail, dan surah-surah lain yang sama panjangnya.
(HR Abu Dawud dan Tirmidzi, disahkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Khuzaimah)

Karena yang sudah hafal Al-Lail dan Al-A'laa, ya sudah itu dulu. Al-A'laa kira-kira sama panjangnya dengan Al-Lail.

Ketika Nabi Berhenti Membaca

Ath-Thabrani meriwayatkan bahwa Ibnu 'Abbas berkata: Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam biasa berhenti saat membaca ayat ini,

و نفس و ما سوها فالهمها فجورها و تقوها 
Wa nafsin wa maa sawwaahaa fa alhamahaa fujuurohaa wa taqwaahaa.
Dan demi jiwa dan demi Dia Yang membaginya secara rata. Maka mengilhamkannya kejahatannya dan ketakwaannya.

Maka Rasulullah berkata:

اللهم آت نفسي تقواها أنت وليها و مولاها و خير من زكاها 
Alloohumma aati nafsii taqwaahaa anta waliyyuhaa wa mawlaahaa wa choyru man zakkaahaa.
Ya Allah beri jiwaku takwanya, Engkau adalah pelindungnya dan penguasa/tuannya, dan Yang Terbaik untuk menyucikannya.

Dalam hadits yang lain, Imam Ahmad meriwayatkan dari Zayd bin Arqam bahwa Rasulullah berkata:

اللهم إني اعوذبك من العجز والكسل والهرم و الجبن والبخل و عذابالقبر
اللهم آت نفسي تقواها و زكها أنت خير من زكاها أنت وليها و مولاها 
اللهم إني اعوذبك من قلب لا يخشع و من نفس لا تشبع و علم لا ينفع و دعوة لا يستجاب لها

Alloohumma innii a'uudzubika minal 'ajzi wal kasali wal harimu wal jubni wal buchli wa 'adzaabil qobri.
Alloohumma asti nafsii taqwaahaa wa zakkihaa anta choyru man zakkaahaa anta waliyyuhaa wa mawlaahaa.
Alloohumma innii a'uudzubika min qolbin laa yachsya'u wa min nafsin laa tasyba'u wa 'ilmin laa yanfa'u wa da'watin laa yustajaabu lahaa.

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari kelemahan, kemalasan, kepikunan, sikap penakut/pengecut, kejujuran/kebachilan, dan siksa/azab kubur.
Ya Allah beri jiwaku takwanya dan sucikan dia karena Engkau lah Yang Terbaik untuk menyucikannya, Engkau adalah pelindungnya dan penguasa/tuan-nya.
Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari hati yang tidak rendah-hati, dari jiwa yang tidak puas, dari ilmu/pengetahuan yang tidak bermanfaat, dan dari doa yang tidak dijawab.

Zayd kemudian berkata: Rasulullah biasa mengajarkan kata-kata ini dan kami sekarang mengajari kata-kata ini kepadamu.

Muslim juga meriwayatkan hadits ini.

Asy-Syams (Qs. 91, 15 Ayat)

اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
بسم الله الرحمن الرحيم

و الشمس و ضحها 
1. Wasy-syamsi wa dhukhaahaa.
Demi matahari dan cahayanya di pagi hari.

و القمر إذا تلها
2. Wal qomari idzaa talaahaa.
Dan bulan apabila mengelilinginya. 

و النهار إذا جلها 
3. Wannahaari idzaa jallaahaa.
Dan siang apabila menampakkannya.
("Siang" itu "menampakkan" matahari)

و اليل إذا يغشها
4. Wallayli idzaa yagh-syaahaa.
Dan malam apabila menutupinya.
("Malam" itu "menutupi" matahari)

و السماء و ما بنها
5. Wassamaa-i wa maa banaahaa.
Dan langit serta pembinaannya.

و الأرض و ما طحها 
6. Wal ardhi wa maa thokhaahaa.
Dan bumi serta penghamparannya.

و نفس و ما سوها 
7. Wa nafsunya wa maa sawwaahaa.
Dan jiwa serta penyempurnaan (penciptaan) nya.

فألهمها فجورها و تقوها 
8. Fa alhamahaa fujuurohaa wa taqwaahaa.
Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.

قد أفلح من زكها 
9. Qod aflakha man zakkaahaa.
Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu.

و قد خاب من دسها 
10. Wa qod chooba man dassaahaa.
Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.

كذبت ثمود بطغوها
11. Kadz-dzabat tsamuudu bithoghwaahaa.
(Kaum) Tsamud telah mendustakan rasulnya karena mereka melampaui batas.

إذ انبعث أشقها 
12. Idzinba'atsa asyqoohaa.
Ketika bangkit orang yang paling celaka diantara mereka.
 (Qudar bin Salif, the one who killed the she-camel)

فقال لهم رسول الله ناقت الله و سقيها 
13. Faqoola lahum rosuulullohi naaqotalloohi wa suqyaahaa.
Lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka: "Biarkanlah unta betina Allah dan minumannya."
(Beware of touching the she-camel of Allah with any harm, and its drink)

فكذبوه فعقروها فدمدم عليهم ربهم بذنبهم فسوها 
14. Fakadz-dzabuuhu fa'aqoruuha fadamdama 'alayhim robbuhum bidzanbihim fasawwaahaa.
Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyamaratakan mereka dengan tanah.

و لا يخاف عقبها
15. Wa laa yachoofu 'uqbaahaa.
Dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.


Tentang surat ini.
Dalam bahasa Indonesianya: Matahari.
Versi bahasa Inggerisnya: The Sun.
Lokasi turun di Mekah, 15 ayat.

Berikut transliterasi per ayat beserta artinya.
1. Wa = demi. Asy-syamsi = matahari. Wa = dan (demi). Dhukhaahaa = cahayanya.
2. Wa = dan (demi). Alqomari = bulan. Idzaa =  bila. Talaahaa = ia (bulan) mengikuti nya (matahari)..
3. Wa = dan demi. Annahaari = siang. Idzaa = bila. Jallaahaa = ia (siang) menampakkan nya (matahari).
4. Wa = dan demi. Allayli = malam. Idzaa = bila. Yaghsyaahaa = ia (malam) menutupi nya (matahari).
5. Wa = dan demi. Assamaa-i = langit. Wa = dan demi. Maa = (Dia) Yang. Banaahaa = membangun/mendirikan nya (langit).
6. Wa = dan demi. Al-ardhi = bumi. Wa = dan demi. Ma = (Dia) Yang. Thokhaahaa = menghamparkan nya (bumi).
7. Wa = dan demi. Nafsin = jiwa. Wa ma = dan demi Dia Yang. Sawwaahaa = membagi nya (jiwa) secara adil.
8. Fa = kemudian. Alhamaha = mengilhamkan nya (jiwa). Fujuurohaa = kejahatannya. Wataqwaahaa = dan kebenaran/keadilan/kebajikan nya (jiwa).
9. Qad = sungguh. Aflakha = dia berhasil. Man = siapa yang. Zakkaahaa = menyucikannya.
10. Wa qad = dan sungguh. Chooba = dia gagal. Man = siapa yang. Dassaahaa = menguburnya = menyembunyikannya = tidak mempedulikannya (dengan mengabaikan untuk menerima petunjuk).
11. Kadzdzabat = menyangkal/menolak/mengingkari. Tsamuudu = Tsamud. Bithoghwaahaa = dengan pelanggaran/dosa mereka.
12. Idzi = bila. Inba'atsa = bangkit. Asyqoohaa = yang paling jahat/keji diantara mereka.
13. Faqoola = lalu mengatakan. La = kepada. Hum = mereka. Rosuulu = Rasul. Allaahi = (dari) Allah. Naaqota = (Ini adalah) unta betina. Allaahi = (dari) Allah. Wa suqyaahaa = dan minuman nya (unta betina).
14. Fakadzdzabuuhu = tapi mereka menyangkal nya (rasul). Fa'aqoruuhaa = dan mereka menyembelih nya (unta betina). Fadamdama = maka menghancurkan. 'Alayhim = mereka. Robbuhum = Tuhan mereka. Bidzanbihim = karena dosa mereka. Fasawwaahaa = dan menyamaratakan-dengan-tanah mereka.
15. Wa laa = dan tidak. Yachoofu = Dia takut. 'Uqbaahaa = konsekuensinya.

Ayat 1-10: Allah bersumpah dengan ciptaan-Nya bahwa orang yang menyucikan jiwanya akan berhasil dan yang mengotorinya, menguburnya atau tidak mempedulikannya sehingga tidak membiarkan masuknya hidayah, akan gagal.
- Ayat 1-4: seputar matahari.
- Ayat 5-6: langit dan bumi.
- Ayat 7-10: tentang jiwa.

Ayat 11-15: Contoh mereka yang gagal (Kaum Tsamud).

Bacaan Shalat 'Isya'

Saya biasanya membaca "aamanarrosuulu" di raka'at pertama dan "laa yukallifullaahu nafsan illaa wus'aha" di raka'at kedua shalat 'Isya'.

Saya tidak tahu secara persis apakah Rasulullah pernah mengamalkan membaca surat-surat itu atau tidak, dalam shalat 'Isya' beliau.

Sampai suatu saat ketika saya memutuskan untuk berubah, untuk belajar tentang apa yang pernah diamalkan Rasulullah, atau setidaknya, apa yang pernah beliau sarankan.

Di titik itu lah saya kembali mempelajari kasus Mu'adz, yang dalam meng-imam-i shalat 'Isya' membaca surat yang panjang, sehingga ada makmum yang keluar, lalu shalat sendiri. Orang melaporkan makmum yang keluar ini kepada Mu'adz, lalu Mu'adz bilang bahwa makmum tersebut telah berbuat kemunafikan. Makmum tersebut mengadu kepada Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam tentang peringatan Mu'adz, lalu Rasulullah bersabda kepada Mu'adz:


  اتريد ان تكون فتانا يا معاذ؟ إذا أممت الناس فاقرأ ب الشمس و ضحها و سبح اسم ربك الاعلى
و اقرأ باسم ربك و اليل اذا يغشى فانه وراءك الكبير و الضعيف و ذوالحاجة


Aturiidu an takuuna fattaanan yaa Mu'aadz? Idzaa ammamtannaasa faqro' bisysyamsi wa dhukhaaha wa sabbikhisma robbikal a'laa 
wa iqro' bismi robbika wallayli idzaa yaghsyaa fa innahu waroo-akal kabiiru wadhdho'iifu wa dzul khaajati.

Wahai Mu'adz, apakah engkau ingin menjadi tukang fitnah? Jika engkau menjadi imam, bacalah surah Asy-Syams (Qs. 91, 15 ayat) dan surah Al-A'laa (Qs. 77, 19 ayat) dan surah Al-'Alaq (Qs. 96, 19 ayat) dan surah Al-Lail (Qs. 92, 21 ayat), karena orang-orang yang menjadi makmum ada yang tua, ada yang lemah, dan ada yang punya keperluan. HR Bukhari, Muslim, dan Nasa'i.

Dari hadits ini, yang pasti, saya putuskan untuk berubah, untuk membaca surat-surat tersebut di shalat 'Isya' saya.
Langkah berikutnya adalah soal pentadabburan sekaligus hafalan dari surat-surat tersebut. Harus muroja'ah lagi supaya ayat-ayat tersebut benar-benar tertanam di dada.

سبحنك اللهم و بحمدك اشهد ان لا اله الا انت استغفرك و اتوب اليك