Kamis, 08 Januari 2015

Berbagai cara menjawab pertanyaan How Are You

Jawaban-jawaban yang pernah kita dengar atau saksikan:

"I'm very well, thank you."
"I'm doing ok."
"I'm fine and I hope you're finer."
Atau variasi jawaban yang lain.

Bagaimana dengan para sahabat?

Abu Al-Mughirah, ketika ditanya tentang kabarnya, dia menjawab:
"Pagi ini, kita tenggelam dalam nikmat, tetapi lemah di dalam bersyukur.
Rabb kita menampakkan cinta-Nya kepada kita, padahal Dia tidak membutuhkan kita.
Sedangkan kita menampakkan kebencian kepada-Nya, padahal kita sangat membutuhkan Dia."

Syuraih berujar:
"Setiap kali seorang hamba ditimpa suatu musibah, pasti di sana ada tiga nikmat dari Allah 'azza wa jalla (Al-'Aziiz atau Mahaperkasa (QS 2:209) lagi Al-Jalaal atau Mahaagung atau Mahabesar (QS 55:27)).
Musibah itu tidak berkenaan dengan diin-nya.
Musibah itu tidak lebih berat dari yang terjadi.
Musibah itu pasti akan terjadi lalu telah terjadi."

Yunus bin Ubaid menceritakan, seseorang telah bertanya kepada Abu Ghanimah, "Bagaimana keadaanmu?" Ia menjawab:
"Pagi ini aku dalam keadaan mendapat dua nikmat yang aku tidak tahu mana yang lebih baik.
Yaitu dosa-dosa yang Allah tutupi sehingga tidak ada seorang pun yang mampu menelanjangiku karenanya.
Serta kecintaan yang Allah semaikan di dalam hati manusia yang tidak akan mampu dicapai oleh amal-amalku."

(dari kitab Tazkiyatun Nufuus, Wa Tarbiyatuhaa Kamaa Yuqarriruhu 'Ulamaa-us-salaf oleh Ibu Qayyim Al-Jauziyyah, Ibnu Rajab Al-Hambali, dan Imam Al-Ghazali)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar