Selasa, 29 Desember 2015

Quiet

Menyukai Jack Welch dan management tips-nya, menyukai tokoh-tokoh yang lain yang extroverts. Mereka semua punya energi.

Menyadari bahwa ada energi kinetik, ada pula energi potensial. Introverts tidak perlu mengingkari sunnatullah dan berubah menjadi extroverts karena energi potensial mereka dibutuhkan oleh semua.

Susan Cain, Quiet (The Power of Introverts)

Kamis, 08 Januari 2015

Berbagai cara menjawab pertanyaan How Are You

Jawaban-jawaban yang pernah kita dengar atau saksikan:

"I'm very well, thank you."
"I'm doing ok."
"I'm fine and I hope you're finer."
Atau variasi jawaban yang lain.

Bagaimana dengan para sahabat?

Abu Al-Mughirah, ketika ditanya tentang kabarnya, dia menjawab:
"Pagi ini, kita tenggelam dalam nikmat, tetapi lemah di dalam bersyukur.
Rabb kita menampakkan cinta-Nya kepada kita, padahal Dia tidak membutuhkan kita.
Sedangkan kita menampakkan kebencian kepada-Nya, padahal kita sangat membutuhkan Dia."

Syuraih berujar:
"Setiap kali seorang hamba ditimpa suatu musibah, pasti di sana ada tiga nikmat dari Allah 'azza wa jalla (Al-'Aziiz atau Mahaperkasa (QS 2:209) lagi Al-Jalaal atau Mahaagung atau Mahabesar (QS 55:27)).
Musibah itu tidak berkenaan dengan diin-nya.
Musibah itu tidak lebih berat dari yang terjadi.
Musibah itu pasti akan terjadi lalu telah terjadi."

Yunus bin Ubaid menceritakan, seseorang telah bertanya kepada Abu Ghanimah, "Bagaimana keadaanmu?" Ia menjawab:
"Pagi ini aku dalam keadaan mendapat dua nikmat yang aku tidak tahu mana yang lebih baik.
Yaitu dosa-dosa yang Allah tutupi sehingga tidak ada seorang pun yang mampu menelanjangiku karenanya.
Serta kecintaan yang Allah semaikan di dalam hati manusia yang tidak akan mampu dicapai oleh amal-amalku."

(dari kitab Tazkiyatun Nufuus, Wa Tarbiyatuhaa Kamaa Yuqarriruhu 'Ulamaa-us-salaf oleh Ibu Qayyim Al-Jauziyyah, Ibnu Rajab Al-Hambali, dan Imam Al-Ghazali)